Inikah Calon Big Bike Terbaru Honda?

Inikah Calon Big Bike Terbaru Honda?

Liputan6. com, Jakarta – Honda dikabarkan tengah merancang big bike baru berbasis  CB1000R 4 tabung. Ada dua model yang diracik, yakni tipe sport touring dan naked bike .

Informasi itu didapat setelah gambar spekulasi beredar luas & telah dipublikasi oleh salah satu media ternama di Jepang. Young Machine menjadi yang pertama merilis gambar rendering kedua model hangat Honda tersebut.

Biar ini hanya berupa dugaan, jalan asal Jepang itu dikenal eksak dalam hal prediksi motor berlaku. Sudah banyak produk terkuak oleh pemberitaannya, mereka juga menjadi sarana informasi yang jarang didapat dari media manapun.

Bicara mengenai kedua cara tadi, Honda memanfaatkan CB1000R Neo Sport Cafe sebagai basis. Yang pertama ada motor sport touring yang diberi nama CBR1000R.

Bisa dibilang beda secara varian CBR 1. 000 cc lain, seperti CBR1000RR Fireblade dan CBR1000RR-R saat ini. Meski bentuknya sport full fairing, ia fokus pada kenyamanan dalam kecepatan agung. Perbedaannya tentu saja desain dengan lebih ramah untuk pembonceng.

Menurut gambar beredar, terang depan  CBR1000R sangat agresif. Memakai fairing terinspirasi  Honda CBR1000RR-R Fireblade. Pakai cover lampu yang menyipit ke atas.

Tiap sisinya diberikan winglet untuk meningkatkan downforce. Atasnya terdapat windshield & tiap sisi diberikan spion dengan tentu saja bisa dilipat. Tangki tampak besar namun belum diketahui berapa kapasitas bensin dapat ditampung. Subframe-nya dibuat sama dengan langgam CB1000R.

Jika menjemput basis dari Neo Sport Cafe 1. 000 cc maka menggendong mesin DOHC 998cc empat silinder segaris. Dapat memuntahkan tenaga 143 Hp di 10. 500 rpm dan torsi maksimum 104 Nm di 8. 250 rpm.

Lalu dikemas dengan teknologi dari paket elektronik Fireblade periode. Sudah memakai fitur anti-slip clutch dua arah yang membuat perpindahan gigi lebih halus.

Ditambah, terknologi Throttle by Wire dengan 3 mode berkendara serta mode opsional yang bisa disesuaikan pengendara. Jika ini menjadi bukti, ia berhadapan langsung dengan Suzuki GSX-S1000F dan Kawasaki Ninja H2 SX yang sudah lebih zaman dipasarkan.

2 dari 4 halaman

Produk Kedua

Produk kedua juga bakal dirilis pada tahun ini ialah Honda CB1000X. Mungkin didasarkan pada mesin konsep CB4X yang pernah dipamerkan di EICMA 2019.

Mulanya kuda besi purwarupa itu menggunakan mesin dari CBR650. Tetapi sekarang tampak ingin melibatkan dirinya untuk bergabung dalam model satu. 000 cc sebagai alternatif.

Sama seperti CBR1000R, kelak juga menggendong mesin serupa. Yang membedakan tentu saja akselerasi, sebab mengusung model naked bike secara bobot lebih ringan dibanding sport touring.

Jika motor ini berhasil diproduksi tahun itu juga, maka rival terberatnya adalah BMW S 1000 XR & Ducati Multistrada 1260 S.

Seperti kita ketahui, produk prototipe CB4X dibangun oleh tim riset dan pengembangan Honda dengan berada di Eropa. Model itu diklaim sebagai crossover, berkat penyatuan motor sport dan tipe turing.

Seharusnya menawarkan gaya lebih dari cukup untuk perjalanan jauh, dan cukup fleksibel untuk digunakan sehari-hari di perkotaan.

CB4X punya tampang lulus menawan dan modern. Sekujur bodinya mengusung garis sangat dinamis. Penuh lekukan tegas nan tajam, sejak depan hingga buntut.

Mukanya cukup futuristik, ada headlamp supersipit menghadap ke bawah. Sudah full LED dan ada DRL (Daytime Running Light) di setiap sisinya. Bagian atas dipasang windshield yang dapat disesuaikan secara elektrik.

3 dari 4 halaman

Periode Lainnya

Setang lebar dan disematkan handguard. Menyampaikan kesan motor yang siap dibawa kemana saja. Konsep ini menunjukkan panel instrumen TFT berdimensi besar. Sama seperti yang digunakan semua lini produk Honda.

Tangki besar dilapisi cover menyatu dengan bodi. Bentuknya tegak sesuai ular cobra siap menyerang objek. Jok sebenarnya model tandem, cuma saja dibuat seolah-olah single seater.

Buntut melancip dan terpasang stoplamp berteknologi dioda. Lain dengan versi konsep, ia sudah dipasangkan sein, spion serta mudguard, guna memberikan gambaran murni melanda desain yang tetap mengedepankan tema adventure modern.

Menunjukkan sub-rangka aluminium yang sama dengan CB1000R dengan knalpot besar, membina bagian belakang tidak terlalu hambar. Pakai pelek ukuran 17 inci dan dipadupadankan dengan swingarm sebelah, atau biasa dikenal sebagai Pro-arm.

Suspensi depan upside down, dan monoshock belakang percayakan produk Ohlins. Pengereman depan dibekali double disk dan mengandalkan kaliper empat piston merek Brembo.

Hingga saat ini bagian Honda belum membeberkan informasi, melanda kedua motor itu. Jika pabrikan benar-benar ingin merealisasikan, semoga desainnya tidak beda jauh dengan ragam rendering yang sudah tersebar.

Sumber: Oto. com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: