KPU Trenggalek Bakal Gelar Debat buat Peserta Pilkada

KPU Trenggalek Bakal Gelar Debat buat Peserta Pilkada

Liputan6. com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek menyiapkan skenario pelaksanaan debat kandidat dalam rangkaian perhelatan Pemilihan Kepala Kawasan (Pilkada) 2020 dengan menerapkan adat kesehatan secara ketat.

“Debat kandidat akan digelar dengan forum terbatas. Debat putaran perdana akan diselenggarakan pada 8 Oktober, ” kata anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat serta SDM KPU Trenggalek Nurani Soyomukti dalam rilis pers di Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Selain bagian calon, petugas Bawaslu yang dapat ikut menyaksikan jalannya debat secara langsung hanya dua orang, tim kampanye maksimal empat orang, & lima anggota KPU Trenggalek, dilansir dari Antara .

“Semua yang hadir dalam forum diskusi ini wajib menerapkan protokol kesehatan tubuh pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), ” ujar dia.

Sebagai pemangku ketidakhadiran massa pendukung masing-masing pasangan calon, KPU Trenggalek sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 13 Pasal 59, diharuskan menyebarkan informasi atau materi diskusi dengan bantuan sarana/prasarana audio-visual, hidup sama dengan lembaga penyiaran sah yang diakui pemerintah.

“Diselenggarakan di dalam studio institusi penyiaran publik atau lembaga penyiaran swasta, ” katanya.

2 dari 3 halaman

Pentingnya Debat Terbuka

Bila terjadi halangan atau karena alasan lainnya, kata dia, siaran debat publik atau debat terbuka antarpasangan calon dapat pula dilakukan dengan tunda, baik oleh lembaga penyiaran publik maupun lembaga penyiaran preman, apabila siaran langsung sebagaimana dimaksud dalam huruf a tidak bisa dilakukan.

“Kami tetap berharap bahwa pasangan calon bupati dan wakil bupati memanfaatkan kesibukan ini dengan sebaik-baiknya untuk menyampaikan visi misi maupun program dengan akan ditawarkan kepada masyarakat, ” katanya.

Selain tersebut, lanjut dia, ia juga berharap bahwa masyarakat bisa menggali informasi sebanyak-banyaknya dari apa yang disampaikan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Pikiran publik menjadi kegiatan kampanye yang sangat penting karena di dalamnya ada informasi yang lebih lengkap dibanding dengan kegiatan kampanye dengan lain seperti pemasangan baliho, spanduk, umbul-umbul, dan bahan kampanye.

“Dengan melihat debat publik masyarakat bisa mengetahui konten-konten suruhan yang disampaikan dan ditawarkan kepada masyarakat calon pemilih, bisa melihat mimik wajah, bisa melihat ke seluruh tubuh, dan bisa melihat bagaimana mereka beretorika dan menyampaikan gagasan terkait permasalahan yang tersedia di Trenggalek, ” kata Hati.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini