Menko PMK Sebut Vaksin Covid-19 dri Sinovac dalam Tahap Sertifikasi Halal MUI

Menko PMK Sebut Vaksin Covid-19 dri Sinovac dalam Tahap Sertifikasi Halal MUI

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta Menko PMK Muhadjir Effendy menuturukan kajian dari badan jaminan produk halal (BPJPH) dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) terkait vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech Cina telah rampung. Hal tersebut seiiring dengan kedatangan vaksin tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12) malam.

“Perkembangan terakhir dari persyaratan halal vaksin covid-19 Sinovac dilaporkan bahwa kajian dari BPJPH atau awak jaminan produk halal dan LPPOMUI telah selesai, ” kata Muhadjir dalam akun youtube FMB9ID_IKP terkait tindak lanjut kedatangan vaksin Covid-19, Senin (7/12).

Dia menjelaskan saat ini sedang dalam tahap pembuatan fatwa serta sertifikasi halal oleh MUI.

“Telah disampaikan tuk pembuatan fatwa dan pembuatan sertifikasi halal oleh MUI. Oleh sebab itu saya ucapkan terima kasih. MUI telah bekerja keras, inch kata Muhadjir.

Sebelumnya diketahui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program vaksinasi Covid-19 belum bisa langsung dilakukan, meski vaksin sudah tiba di Indonesia. Dia menjelaskan vaksinasi harus melalui berbagai tahapan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hal ini tuk memastikan bahwa vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan ke masyarakat benar-benar aman. Selain itu, program vaksinan juga harus menunggu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Pelaksanaan vaksinasi masih harus melewati tahapan evaluasi dari Awak POM untuk memastikan aspek mutu keamanan dan efektifitasnya. Selain itu, juga menunggu fatwa MUI untuk aspek kehalalannya, ” jelas Airlangga dalam konferensi pers, Senin (7/12).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari three or more halaman

1, 2 Juta Dosis Vaksin Sudah Tiba

Adapun vaksin yang sudah berada di Indonesia sebanyak 1, 2 juta dosis. Jumlah ini merupakan bagian dari overall komitmen sebanyak 3 juta dosis vaksin yang akan datang pada Januari 2021.

Airlangga mengatakan pelaksanaan vaksinasi alan diterapkan secara bertahap sesuai sasaran prioritas. Untuk tahap awal, vaksin maka akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan lalu petugas pelayanan publik.

“Kedatangan dan ketersediaan vaksin terkait secara bertahap. Begitu pula pelaksanaan vaksinasi dilakukan juga secara bertahap dengan prioritas, ” ucapnya.

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka. possuindo

several dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: