Meski Pandemi COVID-19, Ada 5 Seperseribu Lebih Pasangan di Aceh Menikah Sepanjang Agustus

Meski Pandemi COVID-19, Ada 5 Seperseribu Lebih Pasangan di Aceh Menikah Sepanjang Agustus

Liputan6. com, Jakarta Meski di tengah pandemi COVID-19, sebanyak 5. 480 bagian di Provinsi Aceh tetap menyelenggarakan nikah selama Agustus 2020.

Kepala Bidang Urusan Pegangan Islam (Urais) Kanwil Kemenag Aceh Marzuki, mengatakan bahwa pandemi COVID-19 tidak mengganggu pelaksanaan akad nikah di Aceh.

“Bahkan, jumlah ini menyusun dibanding bulan Juli yang cuma 3. 249 peristiwa nikah, ” kata Marzuki di Kota Banda Aceh, JUmat (18/9/2020).

Dia menyebutkan sejauh ini umum dan pasangan calon pengantin disiplin menerapkan protokol kesehatan, baik era mendaftar maupun proses akad perikatan berlangsung di Kantor Urusan Pegangan (KUA) maupun di luar KUA.

“Masyarakat mengikuti penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan syarat nikah, sehingga tidak menjadi larangan bagi pelaksanaan ijab kabul, ” prawacana Marzuki seperti dikutip dari Antara .

2 dari 3 halaman

Diprediksi Akan Tetap Meningkat

Ia menjelaskan Kemenag Aceh mencatat mulai Januari-Agustus 2020 terdapat 28. 340 peristiwa nikah, meski COVID-19 telah mulai merebak di Aceh semenjak Maret 2020 lalu. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat tenggat akhir tahun.

“Nikah tidak bisa ditunda, artinya penyajian nikah juga harus tetap berlaku. Meskipun di tengah pandemi, persetujuan nikah harus tetap berjalan. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan agar pernikahan tidak terganggu, ” katanya.

Selain tersebut, kata Marzuki, pihaknya telah menyiapkan persediaan buku nikah hingga akhirusanah. Kemenag Aceh telah menerima 85. 000 buku nikah dari Kemenag RI untuk persediaan.

“Buku nikah ini telah kita distribusikan ke daerah, sehingga pelayanan pernikahan tidak terganggu. Kita perkirakan ini mencukupi, jika tidak cukup, akan kita usulkan lagi ke pusat, ” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: