Polri Pastikan Hak Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terpenuhi Meski Tak Teridentifikasi

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta – Tim DVI Polri menyudahi proses identifikasi korban udara jatuh Sriwijaya Air SJ 182 meski masih tersedia tiga jenazah yang belum berhasil teridentifikasi. Namun, Polri memastikan hak setiap suku korban akan tetap terpenuhi.

“Saya rasa sudah dapat hak seluruh itu, tadi sudah dijelaskan oleh pihak manajemen Sriwijaya, bahwa Sriwijaya pun mau memberikan hak-hak daripada target ini. Saya rasa akan diberikan, ” tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam Mabes Polri, Jakarta Daksina, Selasa (2/3/2021).

Rusdi mengirimkan, pihak keluarga dari 3 jenazah korban Sriwijaya Cairan yang tidak teridentifikasi telah mengetahui kabar tersebut. Tim DVI Polri sendiri sudah berupaya maksimal demi mengidentifikasi seluruh korban.

“Pada tanggal 2 Maret ini kita berhasil 59 yang teridentifikasi, lebih invalid 95 persen. Yang belum teridentifikasi kita beri terang, dan keluarga pun memaklumi. Kita sudah maksimal bekerja, Tim DVI, ” nyata Rusdi.

Kapusdokes Polri Brigjen Rusdianto mengumumkan bahwa proses identifikasi objek pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan telah ditutup.

“Dengan telah selesainya seluruh penyeliaan dan kegiatan dalam kirab DVI SJ 182 yang berlangsung sejak 9 Januari 2021, maka pada keadaan ini Selasa 2 Maret 2021 pukul 13. 50 WIB operasi SJ 182 secara resmi dinyatakan ditutup, ” tutur Rusdianto di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021).

**Ibadah Bulan berkat makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 3 halaman

3 Korban Belum Teridentifikasi

Rusdianto mengatakan, sejak proses kemanusiaan Sriwijaya sejak 9 Januari sampai dengan 2 Maret 2021 telah pegari 111 pelapor terkait target sebanyak 62 orang. Petugas juga mengambil sebanyak 172 sampel DNA.

“Adapun DNA telah dilakukan pemeriksaan sejumlah 744 contoh terdiri dari sampel antemortem sejumlah 174 sampel & sampel postmortem sejumlah 570 sampel, ” jelas tempat.

Untuk objek yang berhasil diidentifikasi tunggal berjumlah 59 jenazah berisi dari 30 laki-laki serta 29 perempuan dengan bagian kecocokan 95, 2 obat jerih.

“Adapun tiga orang yang dilaporkan jadi penumpang SJ 182 penerbangan Jakarta-Pontianak atas nama Panca Widya, perempuan umur 46 tarikh, kedua Dania, anak rani usia 2 tahun, serta ketiga Artana, bayi laki-laki umur tujuh bulan, had akhir operasi ini belum dapat dinyatakan teridentifikasi karena belum ada sampel dengan dijadikan sebagai pembanding, ” Rusdianto menandaskan.

3 lantaran 3 halaman

Saksikan video pilihan dalam bawah ini: