PTPP Terima Sertifikat SNI Terkait Bentuk Manajemen Anti Penyuapan

PTPP Terima Sertifikat SNI Terkait Bentuk Manajemen Anti Penyuapan

Liputan6. com, Jakarta – PT PP (Persero) Tbk mencapai sertifikat SNI ISO 37001: 2016 setelah menjalani serangkaian proses audit sertifikasi yang sesuai dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

PTPP telah diaudit oleh salah satu lembaga sertifikasi SMAP yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), yakni PT Mutu Agung Lestasri.

Sertifikat ISO 37001: 2016 diserahkan secara langsung oleh Direktur PT Mutu Besar Lestari Irham Budimandan diterima sebab Direktur Utama PTPP  Novel Arsyad.

“Perseroan sangat angkuh dengan pencapaian sertifikat yang diraih dan mengapresiasi atas diperolehnya sertifikasi SNI ISO 37001: 2016, Perseroan akan selalu berkomitmen dan mengedepankan SMAP dalam setiap proses bisnis perusahaan, ” ungkap Direktur Sempurna PTPP Novel Arsyad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Penerapan SNI ISO 37001: 2016 SMAP merupakan panduan untuk membantu suatu organisasi tertib sektor public, swasta, dan nirlaba dalam membangun, mengimplementasikan, dan terus meningkatkan program kepatuhan atau SMAP mencegah, mendeteksi, dan menindaklanjuti penyuapan dan tindakan korupsi lainnya.

“Seluruh Insan Perseroan hendak terus menjunjung tinggi dan mengoperasikan nilai AKHLAK, budaya integritas, beserta menjauhi tindakan penyuapan dan tindak pidana korupsi di lingkungan kongsi sehingga kedepannya akan tercipta Metode Kelola Perusahaan yang baik, ” kata dia.

Selain itu,   banyak manfaat implementasi SMAP dalam tubuh Perseroan, kurun lain membuat proses bisnis bertambah efektif & efisien, peningkatan citra atau image perusahaan di mata publik, memberikan kepercayaan kepada para-para investor dan pelanggan, dsb.

Untuk mencapai tujuan dan manfaat tersebut tentunya diperlukan pertolongan serta komitmen dari semua bagian yang terlibat, mulai dari Insan Perseroan, Stakeholders, dan Mitra Perseroan.

“Penerapan SMAP tersebut juga merupakan langkah nyata Perseroan dalam menindaklanjuti Surat Menteri BUMN Nomor: S-35/MBU/02/2020 guna melaksanakan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi serta Surat Sekretaris BUMN Bagian: S-17/S. MBU/02/2020 yang mewajibkan semua BUMN untuk melakukan sertifikasi SNI ISO 37001: 2016 Sistem Tadbir Anti Penyuapan”, ujar tutup Novel Arsyad.

2 dari 3 halaman

Tingkatkan Kapasitas SDM, PTPP Terapkan Konsep AKHLAK

PT PP (Persero) Tbk atau PTPP terus melakukan perluasan kapasitas dan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Perseroan menyadari bahwa pengembangan talenta merupakan salah kepala kunci penting untuk dapat sejajar di tengah situasi VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous) yang dihadapi bisnis saat ini, dalam bentuk disrupsi teknologi, tingkat persaingan dengan tinggi, dan ketidakpastian lainnya, bagaikan pandemi COVID-19.

Di dalam hal pengembangan talenta, Perseroan memajukan strategi pengelolaan SDM yang berfokus pada peningkatan critical core competencydan peningkatan Human Capital Readiness.

Untuk meningkatkan penguasaan critical core competency, Perseroan telah menjalankan berbagai program, antara lain melangsungkan review kamus kompetensi sesuai dengan tuntutan kompetensi saat ini, melangsungkan review dan development kurikulum jabatan untuk seluruh personil, dan melaksanakan formal training melalui PP University.

“Perseroan juga memberikan pembekalan core values atau jumlah utama budaya perusahaan, yaitu Lurus, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, & Kolaboratif (AKHLAK) kepada seluruh karyawan. Hal ini merupakan tindak sendat dari penerapan core values ADAB di Kementerian BUMN yang diperkenalkan sejak Juli 2020 lalu, ” kata  Corporate Secretary Perseroan  Yuyus Juarsa dalam keterangan tertulis dalam Jakarta, Selasa (3/11/2020).

“Perseroan turut mengadopsi AKHLAK sebagai nilai utama budaya perusahaan yang diimplementasikan dalam perilaku kerja semua karyawan sehingga dapatmeningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan, ” lanjut tempat.

PTPP  telah memajukan pula program-program pengembangan terpadu, tiba dari pegawai bergabung (New Joiner) hingga pegawai memasuki masa purna bakti (Pre-Retirement). Knowledge Management di Perseroan juga semakin ditingkatkan melalui bermacam-macam aktivitas knowledge sharing, antara asing Project Sharing (Pro-Share) dan Executive Exploration (Ex-Plore), Community of Practices (CoP), dan ajang penghargaan PP Awards.

Untuk meningkatkan Human Capital Readiness dan menutup kebutuhan personil kunci dalam memasukkan pertumbuhan perusahaan, Perseroan menyiapkan bentuk aderisasi bagi setiap posisi bagian strategis dari jalur karir dalam bawahnya.

Untuk menciptakan SDM Unggul, Perseroan menjalankan metode kerja yang berfokus pada pekerjaan bibit unggul sejak proses rekrutmen yang dilanjutkan dengan program pengembangan terstruktur sampai dengan menempati suatu jabatan strategis di perusahaan.

Untuk mempersiapkan talenta menduduki jabatan manajerial dan struktural, Perseroan jugameningkatkan kompetensi korporat melalui kerja sama dengan perguruan tinggi & sekolah bisnis, antara lain Universitas Diponegoro, Prasetiya Mulya Business School, PPM Manajemen, dan IPMI International Business School.

Meniti program Certified Business Management, personel yang masuk dalam talent pool, mengikuti serangkaian modul strategis serta bisnis serta mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Queensland University. Salah satu lulusan program CBM-Quensland University Program saat ini sudah menempati jabatan strategis sebagai lupa satu Direktur Anak Perusahaan Perseroan.  

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Kolong Ini: